11 Kesalahan Dalam Mencukur Bulu Kaki (Tips Mencukur Bulu Kaki)
Kulit yang hingga terkena iritasi dan sebagainya tentunya ada penyebabnya, mulai dari duduk perkara kebersihan badan yang tidak dijaga dengan baik, hingga salah dalam mencukur bulu.
Mencukur bulu kaki memang lebih nyaman dengan metode pisau cukur. Hal itu lebih baik dari pada menggunakan metode waxing yang sanggup menyakitkan badan (walaupun lebih cepat).
Hanya saja dalam pemakaian pisau cukur, tidak jarang menimbulkan duduk perkara pada kulit, menyerupai iritasi, abses dan ruam.
Anda harus mengetahui beberapa kesalahan dalam mencukur bulu kaki, sehingga anda sanggup menghindarinya, berikut di bawah ini poin-poinnya:
1. Arah mencukur yang Salah
Luka dan iritasi pada kulit sanggup timbul akhir dari cara yang salah dalam menggunakan pisau cukur. Walaupun sudah perlahan-lahan dalam mencukur, akan tetapi kalau mencukur dengan arah yang salah tetap saja memberian resiko serius pada kulit menyerupai terkena luka bahkan infeksi.
Cara yang baik dalam mencukur ialah searah pertumbuhan rambut, jadi Anda mencukur dari cuilan atas kaki ke cuilan bawah kaki. Anda benar-benar jangan hingga mencukur dari bawah ke atas kalau mengalami kulit yang sensitif, sebab resikonya sangat fatal bagi kulit.
2. Tidak Menggunakan Krim
Sebelum mencukur bulu kaki, hal yang harus dilakukan ialah menggunakan krim khusus yang berkhasiat untuk melembutkan bulu kaki. Hal ini penting semoga Anda sanggup mencukur lebih mudah, nyaman dan aman.
3. Menggunakan pisau cukur lama
Ini juga sebuah kesalahan yang sering diabaikan, yaitu tidak mengganti pisau cukur yang sudah usang digunakan. Dimana pisau cukur semakin usang akan semakin tumpul. Penggunaan pisau yang tumpul sangat beresiko menyebbabkan terjadinya luka pada kulit.
Terdapat cici-ciri yang menciptakan Anda harus mengganti pisau cukur, yaitu kalau strip pada pelembab pisau cukur memudar, dan pisau cukur tampak mulai kusam.
Penggunaan pisau cukur yang sudah menurun kualitasnya membawa dampak buruk, kuman akan rentan tersebar ke kulit pengguna. Bahaya dimulai dari pisau cukur yang berpotensi melukai kaki, yang kemudian juga berpotensi menimbulkan infeksi berbahaya pada kulit kaki.
Jodi Levine, MD, spesialis dermatologi menjelaskan bahwa menggunakan pisau cukur yang berkualitas rendah beresiko menciptakan iritasi kulit.
4. Mencukur dengan buru-buru
Terlalu cepat dalam mencukur dan tidak tenang, sangat dikhawatirkan sanggup menimbulkan luka-luka kecil, yang juga sanggup menimbulkan kerusakan pada jaringan kulit, bahkan infeksi yang berbahaya. Pisau cukur ialah benda yang tajam, maka Anda harus hati-hati dalam menggunakannya.
5. Menggunakan pisau cukur milik orang lain
Sebuah kesalahan kalau Anda memperlihatkan atau meminjamkan pisau cukur milik Anda kepada orang lain. Bukan sebab pelit, tapi sebab menggunakan satu pisau cukur untuk dua orang atau lebih memberikab risiko terjadinya infeksi.
Sangat dikhawatirkah terjadinya penularan penyakit ‘berjamaah’ dari satu pisau cukur yang dipakai tersebut. Dengan bagitu, Anda hendaknya juga tidak meminjam pisau cukur milik orang, demikian juga jangan meminjamkan pisau cukur milik Anda ke orang lain.
Anda harus ingat, bahwa pisau cukur merupakan ‘rumah’ bagi bakteri. Dengan begitu dikala Anda meminjamkan pisau cukur milik Anda, berarti Anda dikala itu sedang menyebarkan bakteri.
6. Hanya menggunakan pisau cukur dengan satu silet
Cara kerja pisau cukur, dimana silet pertama dibentuk khusus untuk berfungsi mengangkat bulu. Adapun silet kedua dan selanjutnya berfungsi untuk memotong bulu dengan lebih sempurna, hingga ke cuilan terbawah. Sehingga, hal itu semoga proses pencukuran bulu kaki lebih maksimal.
Anda disarankan menggunakan dua silet, ataupun kalau sanggup gunakan empat silet dalam satu pisau cukur.
7. Mencukur dalam keadaan kulit kering
Hindari mencukur dalam keadaan kulit yang kering. Mencukur kulit dalam keadaan kering hanya dibolehkan bagi orang yang mencukur dengan menggunakan ‘alat cukur elektrik’. Dimana syarat untuk mencukur kulit yang menggunakan pisau cukur, semoga proses mencukur sanggup berjalan dengan baik dan amana maka harus menjaga kelembaban kulit.
Adapun mencukur dalam kondisi kulit yang kering beresiko tinggi menimbulkan terjadinya luka dan iritasi pada kulit.
Oleh kaena itu, penting semoga Anda merendam kaki di dalam air terlebih dahulu beberapa menit sebelum mencukur. Dimana hal itu menjadi bulu lebih lembut dan lebih gampang dicukur.
8. Menggunakan sabun sebelum mencukur
Jangan menggunakan sabun ketika akan mencukur bulu kaki. Dimana kandungan di dalam sabun beresiko menyumbat pisau. Yang perlu Anda lakukan sebelum mencukur ialah menggunakan krim khusus untuk mencukur.
9. Sebelum mencukur tidak melaksanakan scrubing
Tujuan dari melaksanakan exfoliasi atau scrubing ialah semoga membuang sel kulit yang mati dan pecah-pecah dalam kondisi kering. Mengabaikan melaksanakan proses scrubing (sebelum mencukur) berakibat pada menumpuknya sel kulit mati di dalam pisau cukur.
Masalah ini menimbulkan Anda akan mencukur bulu kaki lebih usang dan kurang efektif. Akibatnya Anda akan berkali-kali mencukur ulang, untuk membuang sel kulit mati yang menumpuk.
10. Mengabaikan pemberian pelembab sehabis mencukur
Kekeliruan yang sangat umum terjadi sehabis proses pencukuran selesai, yaitu tidak memperlihatkan pelembab pada kulit. Dimana pemberian pelembab ini berkhasiat semoga menghindari iritasi dan kulit menjadi lebih lembut.
11. Meremehkan luka akhir pisau cukur
Apabila mengalami luka dikala mencukur (semoga saja tidak terjadi), maka Anda jangan meremehkan luka tersebut, Anda harus menanganinya segera dan merawatnya dengan benar. Hal itu sebab luka akhir penggunaan pisau cukur sanggup beresiko meluas sehingga terjadi infeksi yang berbahaya.
Anda sanggup melaksanakan kompres air hangat untuk mencegah munculnya infeksi yang sangat tidak tidak diinginkan, Mengompres juga sangat baik untuk menciptakan kulit rileks.
Hal penting yang perlu Anda ketahui dalam mencukur bulu kaki:
-Keadaan yang sangat baik untuk mencukur ialah ketika badan (utamanya kaki) basah. Mencukur bulu kaki sebelum mandi ialah hal yang tidak baik, dimana kondisi kulit kering berisiko timbulnya luka. Hendaknya dikala mandi sebelum mencukur bulu kaki, maka jangan menggunakan sabun biasa. Yang perlu dipakai ialah krim khusus mencukur.
-Mengoleskan es watu pada kaki sehabis bercukur menciptakan kulit halus.
-Dalam bercukur lakukan scara perlahan-lahan. Jangan bercukur terlalu cepat dan sembarangan.
-Sebelum bercukur, rendam pisau cukur dalam air dingin. Tujuannya semoga pisau cukur lebih bersih.
-Pastikan menggunakan krim atau gel yang cukup banyak semoga mencegah terkena luka.
-Anda akan mendapat hasil terbaik dengan menggunakan pisau cukur gres yang tajam.
-Bercukur ke arah atas secara terus-menerus akan mengiritasi kulit Anda.
-Saat bercukur jangan berpindah-pindah. Buatlah gerakan lurus dalam mencukur.
-Ketika pertama kali bercukur, lakukan dengan perlahan. Jika menekan terlalu kuat, dikhawatirkan terluka.
-Selalu ingat, jangan bercukur dikala kulit kering.
-Jika terluka, hindari mengoleskan lotion mengandung parfum, yang akan menciptakan Anda menjerit sebab sakit.
-Jika terluka, maka basuh luka agr higienis dan berikan plester.
-Jangan hingga orang lain, bahkan termasuk keluarga Anda menggunakan pisau cukur milik Anda sendiri.
Mencukur bulu kaki memang lebih nyaman dengan metode pisau cukur. Hal itu lebih baik dari pada menggunakan metode waxing yang sanggup menyakitkan badan (walaupun lebih cepat).
Hanya saja dalam pemakaian pisau cukur, tidak jarang menimbulkan duduk perkara pada kulit, menyerupai iritasi, abses dan ruam.
Sumber gambar: Pixabay.com
Anda harus mengetahui beberapa kesalahan dalam mencukur bulu kaki, sehingga anda sanggup menghindarinya, berikut di bawah ini poin-poinnya:
1. Arah mencukur yang Salah
Luka dan iritasi pada kulit sanggup timbul akhir dari cara yang salah dalam menggunakan pisau cukur. Walaupun sudah perlahan-lahan dalam mencukur, akan tetapi kalau mencukur dengan arah yang salah tetap saja memberian resiko serius pada kulit menyerupai terkena luka bahkan infeksi.
Cara yang baik dalam mencukur ialah searah pertumbuhan rambut, jadi Anda mencukur dari cuilan atas kaki ke cuilan bawah kaki. Anda benar-benar jangan hingga mencukur dari bawah ke atas kalau mengalami kulit yang sensitif, sebab resikonya sangat fatal bagi kulit.
2. Tidak Menggunakan Krim
Sebelum mencukur bulu kaki, hal yang harus dilakukan ialah menggunakan krim khusus yang berkhasiat untuk melembutkan bulu kaki. Hal ini penting semoga Anda sanggup mencukur lebih mudah, nyaman dan aman.
3. Menggunakan pisau cukur lama
Ini juga sebuah kesalahan yang sering diabaikan, yaitu tidak mengganti pisau cukur yang sudah usang digunakan. Dimana pisau cukur semakin usang akan semakin tumpul. Penggunaan pisau yang tumpul sangat beresiko menyebbabkan terjadinya luka pada kulit.
Terdapat cici-ciri yang menciptakan Anda harus mengganti pisau cukur, yaitu kalau strip pada pelembab pisau cukur memudar, dan pisau cukur tampak mulai kusam.
Penggunaan pisau cukur yang sudah menurun kualitasnya membawa dampak buruk, kuman akan rentan tersebar ke kulit pengguna. Bahaya dimulai dari pisau cukur yang berpotensi melukai kaki, yang kemudian juga berpotensi menimbulkan infeksi berbahaya pada kulit kaki.
Jodi Levine, MD, spesialis dermatologi menjelaskan bahwa menggunakan pisau cukur yang berkualitas rendah beresiko menciptakan iritasi kulit.
4. Mencukur dengan buru-buru
Terlalu cepat dalam mencukur dan tidak tenang, sangat dikhawatirkan sanggup menimbulkan luka-luka kecil, yang juga sanggup menimbulkan kerusakan pada jaringan kulit, bahkan infeksi yang berbahaya. Pisau cukur ialah benda yang tajam, maka Anda harus hati-hati dalam menggunakannya.
5. Menggunakan pisau cukur milik orang lain
Sebuah kesalahan kalau Anda memperlihatkan atau meminjamkan pisau cukur milik Anda kepada orang lain. Bukan sebab pelit, tapi sebab menggunakan satu pisau cukur untuk dua orang atau lebih memberikab risiko terjadinya infeksi.
Sangat dikhawatirkah terjadinya penularan penyakit ‘berjamaah’ dari satu pisau cukur yang dipakai tersebut. Dengan bagitu, Anda hendaknya juga tidak meminjam pisau cukur milik orang, demikian juga jangan meminjamkan pisau cukur milik Anda ke orang lain.
Anda harus ingat, bahwa pisau cukur merupakan ‘rumah’ bagi bakteri. Dengan begitu dikala Anda meminjamkan pisau cukur milik Anda, berarti Anda dikala itu sedang menyebarkan bakteri.
6. Hanya menggunakan pisau cukur dengan satu silet
Cara kerja pisau cukur, dimana silet pertama dibentuk khusus untuk berfungsi mengangkat bulu. Adapun silet kedua dan selanjutnya berfungsi untuk memotong bulu dengan lebih sempurna, hingga ke cuilan terbawah. Sehingga, hal itu semoga proses pencukuran bulu kaki lebih maksimal.
Anda disarankan menggunakan dua silet, ataupun kalau sanggup gunakan empat silet dalam satu pisau cukur.
loading...
7. Mencukur dalam keadaan kulit kering
Hindari mencukur dalam keadaan kulit yang kering. Mencukur kulit dalam keadaan kering hanya dibolehkan bagi orang yang mencukur dengan menggunakan ‘alat cukur elektrik’. Dimana syarat untuk mencukur kulit yang menggunakan pisau cukur, semoga proses mencukur sanggup berjalan dengan baik dan amana maka harus menjaga kelembaban kulit.
Adapun mencukur dalam kondisi kulit yang kering beresiko tinggi menimbulkan terjadinya luka dan iritasi pada kulit.
Oleh kaena itu, penting semoga Anda merendam kaki di dalam air terlebih dahulu beberapa menit sebelum mencukur. Dimana hal itu menjadi bulu lebih lembut dan lebih gampang dicukur.
8. Menggunakan sabun sebelum mencukur
Jangan menggunakan sabun ketika akan mencukur bulu kaki. Dimana kandungan di dalam sabun beresiko menyumbat pisau. Yang perlu Anda lakukan sebelum mencukur ialah menggunakan krim khusus untuk mencukur.
9. Sebelum mencukur tidak melaksanakan scrubing
Tujuan dari melaksanakan exfoliasi atau scrubing ialah semoga membuang sel kulit yang mati dan pecah-pecah dalam kondisi kering. Mengabaikan melaksanakan proses scrubing (sebelum mencukur) berakibat pada menumpuknya sel kulit mati di dalam pisau cukur.
Masalah ini menimbulkan Anda akan mencukur bulu kaki lebih usang dan kurang efektif. Akibatnya Anda akan berkali-kali mencukur ulang, untuk membuang sel kulit mati yang menumpuk.
10. Mengabaikan pemberian pelembab sehabis mencukur
Kekeliruan yang sangat umum terjadi sehabis proses pencukuran selesai, yaitu tidak memperlihatkan pelembab pada kulit. Dimana pemberian pelembab ini berkhasiat semoga menghindari iritasi dan kulit menjadi lebih lembut.
11. Meremehkan luka akhir pisau cukur
Apabila mengalami luka dikala mencukur (semoga saja tidak terjadi), maka Anda jangan meremehkan luka tersebut, Anda harus menanganinya segera dan merawatnya dengan benar. Hal itu sebab luka akhir penggunaan pisau cukur sanggup beresiko meluas sehingga terjadi infeksi yang berbahaya.
Anda sanggup melaksanakan kompres air hangat untuk mencegah munculnya infeksi yang sangat tidak tidak diinginkan, Mengompres juga sangat baik untuk menciptakan kulit rileks.
Hal penting yang perlu Anda ketahui dalam mencukur bulu kaki:
-Keadaan yang sangat baik untuk mencukur ialah ketika badan (utamanya kaki) basah. Mencukur bulu kaki sebelum mandi ialah hal yang tidak baik, dimana kondisi kulit kering berisiko timbulnya luka. Hendaknya dikala mandi sebelum mencukur bulu kaki, maka jangan menggunakan sabun biasa. Yang perlu dipakai ialah krim khusus mencukur.
-Mengoleskan es watu pada kaki sehabis bercukur menciptakan kulit halus.
-Dalam bercukur lakukan scara perlahan-lahan. Jangan bercukur terlalu cepat dan sembarangan.
-Sebelum bercukur, rendam pisau cukur dalam air dingin. Tujuannya semoga pisau cukur lebih bersih.
-Pastikan menggunakan krim atau gel yang cukup banyak semoga mencegah terkena luka.
-Anda akan mendapat hasil terbaik dengan menggunakan pisau cukur gres yang tajam.
-Bercukur ke arah atas secara terus-menerus akan mengiritasi kulit Anda.
-Saat bercukur jangan berpindah-pindah. Buatlah gerakan lurus dalam mencukur.
-Ketika pertama kali bercukur, lakukan dengan perlahan. Jika menekan terlalu kuat, dikhawatirkan terluka.
-Selalu ingat, jangan bercukur dikala kulit kering.
-Jika terluka, hindari mengoleskan lotion mengandung parfum, yang akan menciptakan Anda menjerit sebab sakit.
-Jika terluka, maka basuh luka agr higienis dan berikan plester.
-Jangan hingga orang lain, bahkan termasuk keluarga Anda menggunakan pisau cukur milik Anda sendiri.

Komentar
Posting Komentar